Calalai
Tampilan
Calalai adalah gender ketiga yang diakui dalam kebudayaan suku Bugis.[1] Calalai ini merupakan perempuan yang berpenampilan seperti layaknya laki-laki, calalai biasa juga disebut perempuan maskulin atau tomboi.[1] Calalai secara fisik adalah perempuan, tetapi mengambil peran laki-laki dalam kehidupan kesehariannya, misalnya bekerja di lingkungan laki-laki dan melakukan pekerjaan-pekerjaan berat seperti yang dilakukan laki-laki.[2]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 "gender kelima sulawesi diakses 14 April 2015". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-14. Diakses tanggal 2018-09-02.
- ↑ Titiek Suliyati (2018). "Bissu: Keistimewaan Gender dalam Tradisi Bugis". Endogami:Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi. 2 (1): 54. ISSN 2599-1078.
Lihat juga
[sunting | sunting sumber]