close
Lompat ke isi

Hipomania

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Hipomania
Grafik perubahan suasana hati bipolar
Grafik perubahan suasana hati bipolar
SpesialisasiPsikiatri, psikologi Sunting ini di Wikidata

Hipomania (Hypomania) adalah kondisi lebih ringan dari mania yang berlangsung lebih singkat, biasanya dalam kurun waktu beberapa hari walau kurun waktunya dapat bervariasi.[1]

Diagnostik

[sunting | sunting sumber]

Menurut DSM-5, ada beberapa gejala yang diperlukan agar pasien dapat diklasifikasikan bahwa pasien tersebut melalui episode Hypomania. Minimal ada 3 dari beberapa gejala-gejala yang ada di daftar yang diperlukan, dalam kurun waktu 4 hari berturut-turut atau lebih. Berikut daftar gejalanya:

  • Rasa kepercayaan diri yang meningkat drastis
  • Kebutuhan tidur berkurang (merasa sudah cukup tidur walau hanya beberapa jam)
  • Dorongan keras untuk lebih banyak berbicara daripada biasanya
  • Memiliki banyak ide beterbangan dan pikiran yang berpacu (flight of ideas)
  • Mudah terdistraksi
  • Meningkatnya aktivitas yang diarahkan pada tujuan dan agitasi psikomotorik
  • Keterlibatan pada aktivitas berlebihan yang berpotensi menyebabkan konsekuensi yang menyakitkan (Belanja berlebihan, investasi dengan kurangnya hati-hati, dll.)[2]

Etimologi

[sunting | sunting sumber]

Kata Hipomania berasal dari kata "Hypo-" dalam bahasa Yunani yang berarti "kurang" dan "Mania" kata ini diusulkan oleh Neurologis Jerman bernama Emanuel Mendel pada tahun 1881.[3][4]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "What are hypomania and mania? - Mind". www.mind.org.uk. Diakses tanggal 2025-06-21.
  2. Jain, Ankit; Mitra, Paroma (2025). Bipolar Disorder. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 32644424.
  3. "Definition of HYPOMANIA". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-22.
  4. "Definition of HYPO-". www.merriam-webster.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-06-22.